Ina Rachman Mandiri Perlu Menjadi Identitas Perempuan Masa Kini | Qnet

Spread the love

Ina Rachman – Perempuan masa kini sudah diberi ruang yang bebas untuk bergerak dan mengaktualisasikan diri. Sehingga, perempuan yang mandiri sudah tidak lagi dianggap tabu di kalangan masyarakat. Bahkan, kesetaraan diantara perempuan dan laki-laki sudah menjadi hal yang biasa. Perempuan pun bisa menjadi pemimpin untuk para laki-laki.

ina herawati rachman tersangka Qnet

Seperti pada diri Ina Rachman seorang managing director serta founder bagi kantor advokat Ina Rachman-Mulyaharja & Associates. Serta menjadi managing partner di Maestro Patent Internasional. Mengulik Ina Rachman juga tidak terpisahkan dari APLI. Yang mana Ina merupakan lawyer yang dipercaya untuk menangani kasus hukum Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia.

ina herawati rachman tersangka Qnet

Bagi Ina, perempuan harus mandiri. Sebab, dengan menjadi berdikari, perempuan akan lebih dihargai. Baik oleh pasangan maupun orang-orang di sekitarnya. Ina mengatakan bahwa perempuan tidak perlu malu dan gengsi untuk memulai suatu usaha.

ina herawati rachman tersangka Qnet

Berkaitan dengan Ina, maka tak lengkap rasanya jika tanpa membahas jenis usaha yang mulai banyak digandrungi yakni direct selling. Penjualan langsung ini juga termasuk di dalamnya penjualan dengan sistem berjenjang atau multi level marketing (MLM).

ina herawati rachman tersangka Qnet

Perusahaan MLM memang banyak menuai perhatian. Pasalnya, sudah banyak yang kemudian dibubarkan karena menggunakan sistem money game dan skema piramida. Yang mana penghasilan yang diperoleh hanya dari rekruting anggota saja.

Hingga, ada sekumpulan orang yang peduli dan menaungi perusahaan-perusahaan direct selling yang benar dan lurus melalui APLI. Sejak tahun 1984, APLI terus berkembang dan menjadi wadah bagi perusahaan direct selling untuk hadir dan berkontribusi untuk kemajuan ekonomi Indonesia.

Industri Direct Selling dalam Naungan APLI

Menjadi mandiri memang banyak dikaitkan dengan finansial. Sehingga, perempuan sangat disarankan untuk menjalani bisnis dengan sistem direct selling. Jenis bisnis ini sudah banyak melahirkan perempuan-perempuan yang sukses. Terlebih saat ini, bisnis MLM memungkinkan perempuan menjalani peran ganda. Sebagai ibu rumah tangga serta pebisnis melalui online.

Namun, jika Anda berniat untuk gabung menjadi mitra perusahaan MLM, sebaiknya pahami terlebih dahulu perusahaan tersebut. Pastikan perusahaan tergabung dalam APLI. Yang mana perusahaan anggota APLI sudah mempunyai NPWP serta SIUPL.

Tak hanya itu saja, anggota APLI juga memiliki kode etik yang tidak bertentangan dengan kode etik APLI serta kode etik federasi penjualan langsung internasional. Pun, terdapat barang dan jasa yang nyata dan diperjual belikan ke tangan konsumen.

Anda pun lebih mudah mendapatkan keuntungan bukan hanya dari rekruting mitra usaha saja. Melainkan dari hasil penjualan barang dan jasa. Yang pasti, perusahaan anggota APLI mempunyai marketing plan yang bukan berbentuk piramida serta bukan termasuk dalam money game.

Keanggotaan APLI juga sangat ketat mengingat hanya berlaku dalam jangka waktu satu tahun. Serta akan diperpanjang setelah perusahaan tersebut diteliti persyaratan-persyaratan dalam asosiasi.

Cara rekruting anggota APLI bukan bermaksud untuk mempersulit perusahaan melainkan untuk menangkan perusahaan dengan kedok MLM secara lebih dini.

APLI CONVENTION 2020

Jika Anda perempuan yang mandiri dan ingin bergabung dengan perusahaan MLM, maka Anda dapat mengunjungi dan belajar dalam event APLI CONVENTION 2020. Acara ini diadakan setiap tahun oleh dewan pengurus APLI.

Di tahun 2020 ini, Ina Rachman dipercaya untuk menjadi pengarah yakni sebagai steering committee. Dimana Ina mempunyai tugas dan wewenang dalam kaitannya dengan materi pokok kegiatan yang akan diselenggarakan.

Mulai dari menentukan arah, sasaran, dan tujuan pelaksanaan. Serta merumuskan tema serta kemasan event, dan juga memimpin pengarahan teknis kepada penyelenggara.

Dengan tema “bersama APLI kita jadikan industri direct selling lebih maju dan terdepan”, Ina juga menyelipkan semangat bagi para perempuan untuk belajar mandiri. Salah satu caranya dengan bergabung menjadi mitra bagi perusahaan direct selling. Sehingga, para perempuan dapat berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

Dalam acara ini, bentuk kegiatan yang dirancang oleh Ina Rachman dan tim meliputi sosialisasi kegiatan APLI, sosialisasi kode etik APLI, talk show seputar industri direct selling, serta APLI award 2020.

Harapan besar pada perempuan Indonesia untuk lebih mandiri dan menjadi pebisnis di bidang direct selling dalam APLI convention 2020. Dengan begitu, lebih banyak orang yang sadar akan pentingnya perusahaan yang lurus dan benar di bidang MLM dan direct selling.